Friday, June 03, 2011

Tumor

sungguh,
tak seharusnya kulihat kau tersenyum saat itu
kenangan itu jadi tumor
meradang di ingatan
kerap kambuh saat rindu tumbuh

Juni 2011
Ada

aku ada
aku di sini
aku mendengarmu
tapi kau bisu

seribu puisi,
tak cukupkah membuat kau menarik garis bibirmu?

Juni 2011
Helai Rindu

aku punya setangkup rindu
aku tiup helainya,
biar terbang terbawa angin

jauh
tinggi

agar kelak,
bukan hanya kau yg menangkap rindu itu

Juni 2011
Bergantung

hidup adalah kebergantungan
sebagaimana hidupku,
yang bergantung pada perempuan cantik,
dan dua malaikat kecil,
yang terbaring di sebelahku kini.

Mei 2011
Tengah Malam

aku pandangi wajah cantikmu
tiba-tiba datang rasa takut kehilangan
lalu aku memelukmu
tak mau aku dihasut lamunan malam

Mei 2011
30 Mei

kita pernah dipermainkan waktu
berjanji jadi sekutu, tapi tak berbilang berseteru
satu kau harus tahu:
waktuku tak pernah sia-sia bersamamu.

Mei 2011
Hujan Rindu

hujan tak meluluhkan rindu
hujan malah bikin rindu tentram bersemayam

Mei 2011

Tuesday, May 24, 2011

Tanpa Kata

aku menikmati hubungan tanpa kata ini
minim ekspresi, melulu komposisi
kadang kata membatasi imajinasi
jadi, biar gambar yang mengisi

Mei 2011

Scene

kita berdiri berseberangan
sekejap kereta berhenti menghalangi pandangan
usai kereta lewat, aku tersenyum
ah, kau masih di situ

Mei 2011
Ide Pagi

ada yang membangunkanku sepagi ini
aku mengambil wudlu, tetap saja ide berkelebatan tak berhenti
aku menahannya lewat catatan ini

Mei 2011
Blackberry

dengan Blackberry, jadi sering kontemplasi
hidup makin teralienasi
tak apalah asal jadi berbait puisi

Mei 2011
Pasrah

aku tak berkutik pada keadaan ini
dikepung bayangan yang datang bertubi-tubi
sebuah wajah yang mengendap jadi mimpi
kata tak bisa mengusirnya pergi

Mei 2011
Engkau

kaulah daya imajinasi
penggali kata yang terkubur bersama mumi
menenggelamkanku pada kontemplasi tanpa henti
sebab kata datang tanpa permisi

Mei 2011
Biar

untuk semua yang tak terkatakan,
untuk amarah yang tak terlampiaskan,
biarkan semua tenggelam,
malam akan menggulung ingatan.

Mei 2011
Pagi Ini

ini pagi yang sama dengan pagi kemarin
tapi, hari ini tidak ada dirimu di ujung jalan itu
tidak juga bekasmu

Bogor, Mei 2011
Senyum

senyumlah,
sudah sempurna Tuhan melukis komposisi wajahmu
tinggal satu garis tipis di atas dagu
bagian itu, kamu yang harus menorehnya

Ciomas, Mei 2011

Saturday, May 21, 2011

Kelam

di sudut itu, aku melihatmu tersipu
tertunduk tak bergairah,
sambil menggenggam penuh dendam
sepertinya masa lalu

Ciomas, Mei 2011

Thursday, May 19, 2011

Tenggelam

aku menemukanmu di gelimang luka
tapi tak kau jamah uluran tanganku
pangeran penyelamatku harus sempurna, kau bilang
engkaupun tenggelam

Mampang, Mei 2011
Puisiku

puisiku, aku tidak bisa menulismu
ada rasa malu menjerat kataku

Mampang, Mei 2011

Tuesday, May 03, 2011

All about Dynamic Views for Readers - Blogger Help

Berbagi

ada ruang, aku biarkan menganga memang
biar kau masuk, sekadar jumpalitan atau duduk tertunduk
mengais iba tersisa, yang aku biarkan mengayun tersipu

aku seperti muda kembali

Tendean, Mei 2011