Kampanye
pilih aku,
jika kau tak punya malu!
Velbak, Maret 2004
Sisa Semalam
sepi menjebakku malam itu
begitu kuasa melumat
hingga tak sejengkalpun aku bisa mengelak
maka aku berlindung dalam pelukanmu
membenamkan wajahku
kemudian datang bimbang darimu:
tak malukah kau
ada nama suci di balik wajahmu
aku diam
menimbun wajah dengan pipimu
bersembunyi,
dari malaikat yang mengintip dari balik punggung
dengan sebuah buku kecil di tangan
lembaran catatan tentangku
lalu satu kecupan
setelah itu malu
Karet, Maret 2004
Pulang Awal
aku kemasi barang
melipat koran, masukan tas
rapikan meja, matikan layar
telpon pacar, salami kawan
lalu melenggang pulang
tidak menulis berita hari ini
tak cukup ruang di koran
sebab termakan iklan
Velbak, Maret 2004
Wulan Tanggal Pat Belas
wulan bunder
pasuryane resik
nganti katon belang coklat tuane
kaya tembong
lintang padhang ana sampinge
sarwa kerlap-kerlip
sajak pamer
ora kalingan langit ireng
ananging rasaku ..
Karet, Maret 2004